Strategi Serdos Sertifikasi Dosen

Berdasarkan pasal 4 Peraturan Pemerintah Nomor 37 tahun 2009 tentang Dosen, sertifikasi pendidik untuk dosen dilaksanakan melalui uji kompetensi guna memperoleh sertifikat pendidik. Uji kompetensi ini dilakukan dalam bentuk penilaian portofolio, yang merupakan penilaian pengalaman akademik dan profesional dengan menggunakan portofolio dosen. Penilaian portofolio dosen dilakukan untuk memberikan pengakuan atas kemampuan profesional dosen, yang diuraikan sebagai berikut.
1. Portofolio Sebagai Ukuran Profesionalisme
Portofolio menurut Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2009 tentang Dosen adalah kumpulan dokumen yang terdiri dari

(1) kualifikasi akademik dan unjuk kerja Tridharma Perguruan Tinggi;

(2) persepsi dari atasan, sejawat, mahasiswa dan diri sendiri tentang kepemilikan kompetensi pedagogik, profesional, sosial dan kepribadian; dan

(3) pernyataan diri tentang kontribusi dosen yang bersangkutan dalam pelaksanaan dan pengembangan Tridharma Perguruan Tinggi. Penilaian dilakukan secara persepsional oleh mahasiswa, teman sejawat, atasan dan diri
sendiri. Mahasiswa diminta menilai kompetensi dosen yang mengajarnya, karena mahasiswa dianggap sebagai pihak yang langsung merasakan sejauh mana dosen memiliki kompetensi yang diperlukan untuk dapat mengajar dengan baik. Teman sejawat diminta menilai, karena kompetensi dosen dapat dirasakan dalam rapat-rapat resmi program studi atau jurusan, atau dalam perbincangan sehari-hari. Atasan diminta menilai, karena diyakini mereka dapat merasakan sejauh mana dosen memiliki kemampuan untuk melaksanakan tugasnya. Diri sendiri juga diminta menilai, karena diri sendirilah yang seharusnya paling tahu tentang kompetensinya. Selain penilaian secara persepsional oleh mahasiswa, sejawat, dan atasan, dosen juga harus menilai kontribusi yang telah diberikannya dalam pelaksanaan dan pengembangan Tridharma Perguruan Tinggi. Secara personal/pribadi dosen diminta mendeskripsikan dalam instrumen deskripsi diri. Diharapkan dosen jujur dalam menyampaikannya, karena
penyampaian pernyataan ini adalah dalam rangka mendeskripsikan rekam jejak akademiknya.

  1. Sistem Penilaian
    Penilaian portofolio merupakan penilaian internal dan eksternal. Penilaian internal terdiridari tiga bagian yaitu penilaian empirikal, persepsional dan gabungan. Sedangkan penilaian eksternal adalah penilaian deskripsi diri oleh PTPS. Selain itu ada penilaian konsistensi antara penilaian internal dan eksternal.

a. Penilaian Internal
Penilaian internal dikelompokkan menjadi tiga bagian, sebagai berikut.

1) Bagian pertama, Penilaian Empirikal, adalah penilaian yang terkait dengan kualifikasi akademik, jabatan akademik, dan kepangkatan/ golongan ruang/ Inpassing yang telah diunggah dan tersedia di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD-DIKTI). Demikian juga dengan penilaian kemampuan berbahasa Inggris dan potensi akademik yang dibuktikan secara empirik dengan sertifikat yang diterbitkan oleh Institusi yang diakui oleh Ditjen Sumber Daya IPTEK dan DIKTI. Bagi DYS dengan jabatan akademik Lektor atau Lektor Kepala, dan asisten ahli
yang pengalamannya lebih dari 20 tahun dapat menggunakan sertifkat PEKERTI/AA yang diterbitkan oleh institusi yang diakui oleh Ditjen Sumber Daya IPTEK dan DIKTI sebagai pengganti salah satu dari kemampuan Bahasa Inggris atau potensi akademik.
2) Bagian kedua, Penilaian Persepsional, adalah penilaian yang didasarkan atas persepsi kepemilikan kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian dan sosial oleh mahasiswa, teman sejawat, atasan, dan diri sendiri. Instrumen penilaian ini berupa borang penilaian yang telah diisi oleh mahasiswa, teman sejawat, atasan, dan DYS sendiri.

3) Bagian ketiga, Penilaian Gabungan, adalah penilaian gabungan dari penilaian empirikal dan penilaian persepsional.
b. Penilaian Eksternal
Penilaian eksternal adalah penilaian oleh PTPS terhadap kemampuan personal yang ditunjukkan melalui Deskripsi Diri DYS. Deskripsi Diri adalah pernyataan diri dosen yang bersangkutan tentang prestasi dan kontribusi yang telah diberikannya dalam pelaksanaan dan pengembangan Tridharma Perguruan Tinggi, terutama kegiatan publikasi ilmiah.

Tentang Penulis

Arif Mu'amar Wahid

Arif Mu'amar Wahid

Staf di LP3M sejak tahun 2017. Terlibat dalam berbagai aktivitas penjaminan mutu. Memiliki minat di bidang pengembangan website dengan spesialisasi CMS Wordpress.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Bagikan

Berita

Terbaru

Artikel

Terbaru