KRITERIA TIM TEACHING YANG EFEKTIF

A. Pendahuluan

1. Deskripsi Singkat

Dalam bab Kriteria Team Teaching ini dipaparkan tentang persyaratan yang perlu dipenuhi agar team teaching dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien. Persyaratan atau kriteria tersebut sekurang-kurangnya berkaitan dengan tiga hal, yaitu kriteria dosen, unsur administrasi, dan ketersediaan prasarana dan sarana (fasilitas) pembelajaran.

2. Kemampuan akhir yang diharapkan

Setelah selesai mempelajari bab Kriteria Team Teaching yang Efektif, diharapkan Anda mampu :

  1. Menjelaskan kriteria atau persyaratan utama agar pelaksanaan team teaching dapat berlangsung secara efektif dan efisien.
  2. Mencoba identifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi keefektifan dan efisiensi team teaching.

B. Penyajian

Berdasarkan uraian tentang kekuatan dan kelemahan team teaching yang dipaparkan terdahulu, kiranya dapat dipahami bahwa team teaching dalam berbagai variasinya memerlukan berbagai persyaratan atau kriteria yang harus dipenuhi agar dapat berlangsung secara efektif dan efisien. Persyaratan atau kriteria team teaching yang efektif dan efisien tersebut dapat dirinci dan dilihat dari berbagai aspek, seperti aspek dosen, tenaga administrasi, serta prasarana dan sarana (fasilitas), sebagaimana dipaparkan IGAK Wardani (2005:25-27)  sebagai berikut.

1. Kriteria Dosen

Keberhasilan proses belajar mengajar tergantung banyak faktor atau aspek yang saling mempengaruhi. Tanpa bermaksud mengecilkan peranan faktor atau aspek yang lain, dosen merupakan faktor kunci dalam keterlaksanaan team teaching secara baik. Agar dapat berperan sebagai anggota team teaching yang baik, seharusnya dosen dapat memenuhi kriteria sebagai berikut :

  1. Dosen yang bersangkutan harus pernah mengamati dosen yang mengajar dalam tim, atau mengalami sendiri atau dibimbing oleh satu tim dosen. Syarat ini dapat dipenuhi oleh dosen jika kesempatan untuk itu tersedia dan dosen mau melaksanakannya.
  2. Dosen harus mempunyai kemauan atau tertarik untuk mengajar dalam tim. Tanpa ada kemauan, seseorang tidak akan mungkin mau bersusah payah untuk merancang sesuatu bersama orang lain.
  3. Dosen harus mampu memberi kepercayaan kepada orang lain dan mampu memegang kepercayaan yang diberikan orang lain. Mann (1998) menyebutkan hal ini sebagai mutual trust (saling mempercayai). Tanpa adanya saling mempercayai ini, filosofi yang dianut bersama dan keselarasan tim tidak akan jalan. Membangun trust atau kepercayaan antar-anggota tim harus dilengkapi dengan menumbuhkan kesediaan anggota tim  untuk lebih menekankan kekuatan partnernya dari pada kelemahannya. Kondisi seperti ini merupakan analogi dari pengalaman satu tim yang membantu memajukan suatu sekolah atau lembaga pendidikan di Texas (Johnson & Ginsberg, 1996).
  4. Dosen harus mampu bersikap saling memberi dan menerima (a lot of give and take). Kriteria ini sangat penting karena tanpa kesediaan untuk memberi dan menerima, team teaching tidak ada jalan. Dengan perkataan lain, setiap anggota tim harus siap member masukan dari partnernya. Ini berarti, jika anggota tim disela oleh partnernya, dia harus menganggap bahwa hal itu harus dia lakukan untuk melengkapi penjelasan partnernya.
  5. Dosen haus mampu berkomunikasi secara efektif, baik dengan dosen maupun dengan mahasiswa sehingga dapat menciptakan iklim yang kondusif. Komunikasi merupakan salah satu kunci keberhasilan pembelajaran, baik komunikasi dengan mahasiswa maupun komunikasi dengan dosen. Komunikasi antara dosen dalam tim harus kompak, sehingga saling membantah atau pertengkaran (terutama di depan kelas) dapat dihindari.
  6. Dosen harus mau dan mampu memperdalam dan memperluas bidang keahliannya, sehingga ia mampu menunjukan bahwa ia selalu berusaha berbuat yang terbaik. Kriteria ini sangat penting bagi setiap dosen agar dapat meningkatkan peran dan kredibilitasnya dalam team teaching. Dengan perkataan lain, setiap anggota tim dituntut untuk benar-benar menguasai materi mata kuliah yang dipegangnya.
  7. Dosen harus bersikap terbuka terhadap perkembangan teknologi pembelajaran, mau dan mampu membimbing dosen yang lebih muda, serta bersikap rendah hati tetapi tegas.

2. Kriteria tenaga administrasi

Unsur yang sering terabaikan atau terlupakan dalam pelaksanaan team teaching adalah unsur tenaga administrasi pembelajaran. Meskipun tenaga administrasi merupakan aspek penunjang, namun tetap yang memegang peranan penting dalam penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran. Agar team teaching dapat dikelola dengan baik, penyusunan jadwal mengajar dosen yang terlibat dalam tim harus mendapat perhatian dari Biro Administrasi Akademik (BAA).

Demikian juga dengan penyerahan nilai, yang mungkin berasal dari setiap anggota tim, harus mendapat penanganan yang sungguh-sungguh, agar tidak merugikan mahasiswa. Dalam hal ini, setiap anggota team teaching harus menunjukan kerjasama yang baik dengan tenaga administrasi, sehingga masalah hambatan administrasi dapat diatasi.

3. Kriteria Prasarana dan Sarana (Fasilitas) Pembelajaran

Tidak dapat dipungkiri bahwa pelaksanaan team teaching niscaya memerlukan prasarana dan sarana fasilitas khusus, seperti sejumlah ruang kelas (besar dan kecil) dengan perlengkapannya, (LCD liquid crystal display) beserta perlengkapannya, atau bahan atau alat praktikum yang memadai. Team teaching akan terlaksana secara mangkus dan sangkil, jika prasarana dan sarana atau fasilitas belajar yang diperlukan tersedia tepat waktu dan tepat ukurannya.

Oleh karena itu, para dosen anggota tim harus menyampaikan prasarana dan sarana atau fasilitas belajar yang diperlukan kepada bagian perlengkapan atau bagian lain yang berurusan dengan sarana dan fasilitas tersebut. Saat penyampaian hendaknya diperhitungkan oleh dosen, sehingga perlengkapan mempunya cukup waktu untuk menyediakan-nya.

C. PENUTUP

1. Rangkuman

Berdasarkan uraian tersebut, dapat dikatakan bahwa keberhasilan team teaching sekurang-kurangnya ditentukan oleh tiga aspek, yaitu :1) kemampuan dosen, 2) dukungan tenaga administrasi, dan 3) tersedianya prasarana dan sarana atau fasilitas belajar

Dalam konteks tersebut, dosen harus akrab dengan team teaching, mau dan mampu bekerja sama dalam tim, saling mempercayai, mau saling menerima dan memberi, mampu berkomunikasi, mau dan mampu memperluas pengayaan bidang ilmunya, serta bersifat terbuka terhadap perubahan. Demikian pula, sangat diperlukan dukungan tenaga administrasi yang terkait dengan penyesuaian jadwal mengajar serta ketaatan pada kalender akademik. Tidak kalah penting adalah tersedianya prasarana dan sarana atau fasilitas pembelajaran, berupa ruang kelas dan kelengkapan lainnya, perlu diatur pengadaan dan penggunaanya.

 2. Soal Latihan

  1. Menurut Anda, apa saja yang merupakan kriteria atau persyaratan utama agar pelaksanaan team teaching dapat berlangsung secara efektif dan efisien?
  2. Berdasarkan pengalaman yang Anda hayati, coba identifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi keefektifan team teaching

3. Tindak Lanjut

Setelah Anda selesai mempelajari bab Kriteria Team Teaching yang Efektif, dan merasa mampu mengerjakan soal-soal tes formatif tersebut, Anda dipersilakan untuk mempelajari bab berikut yang berjudul Perencanaan, Pelaksanaan, dan Penilaian Team Teaching.

Tentang Penulis

Arif Mu'amar Wahid

Arif Mu'amar Wahid

Staf di LP3M sejak tahun 2017. Terlibat dalam berbagai aktivitas penjaminan mutu. Memiliki minat di bidang pengembangan website dengan spesialisasi CMS Wordpress.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Bagikan

Berita

Terbaru

Artikel

Terbaru