IMPLIKASI TEAM TEACHING BAGI LEMBAGA PENDIDIKAN

A. Pendahuluan

1. Deskripsi Singkat

Pelaksanaan team teaching berimplikasi pada lembaga atau institusi pendidikan, yakni perguruan tinggi yang bersangkutan harus memberikan dukungan penuh pada program, dana, dan upaya sungguh-sungguh untuk melaksanakan team teaching dalam pembelajaran. Dalam bab ini akan dipaparkan berbagai implikasi dari penyelenggaraan team teaching yang harus disiapkan dan dilaksanakan oleh institasi pendidikan tinggi yang bersangkutan.

2. Kemampuan akhir yang diharapkan

Setelah mempelajari bab Implikasi Team Teaching secara detail, diharapkan Anda mampu menjelaskan implikasi team teaching bagi institusi pendidikan dalam penyelenggaraan proses pembelajaran dan pengajaran.

B. Penyajian

Sebagaimana telah dipaparkan di bagian depan, dapat diketahui bahwa team teaching merupakan salah satu alternatif modus pembelajaran atau pengajaran yang cocok dan tepat untuk peningkatan mutu capaian pembelajaran. Apabila team teaching dipandang sebagai salah satu alternatif dalam upaya untuk meningkatkan mutu capaian pembelajaran, maka lembaga pendidikan-perguruan t-inggi-secara proak-tif harus melakukan berbagai daya dan upaya untuk mempopulerkan team teaching. Menurut IGAK Wardani (2005:34), daya dan upaya untuk mempromosikan team teaching tersebut dapat dilakukan oleh perguruan tinggi dengan cara sebagai berikut :

  1. Mengembangkan dan menyebarluaskan pedoman pengelolaan dan penyelenggaraan (perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian) team teaching 
  2. Memberi kemudahan bagi dosen yang ingin melaksanakan team teaching (misalnya, dalam pengaturan jadwal mengajar serta menggunakan prasarana dan sarana atau fasilitas pembelajaran);
  3. Melaksanakan team teaching secara konsisten dan berkelanjutan, yang sekaligus dimanfaatkan untuk mengidentifikasi sejumlah mata kuliah yang akan disajikan dalam bentuk team teaching, diikuti dengan membuat perencanaan. jika perlu perencanaan ini dapat diuji cobakan dalam suatu latihan;
  4. Melakukan pemantauan pelaksanaan team teaching secara konsisten dan berkesinambungan, dan bila perlu memberi insentif bagi tim yang dianggap berkualitas tinggi.
  5. Khusus untuk lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK) yang bertanggung jawab menghasilkan sarjana atau ahli kependidikan, promosi untuk menggunakan team teaching perlu ditingkatkan dan dilakukan secara berkesinambungan, misalnya dengan mewajibkan tiap program studi menerapkan team teaching minimal untuk satu mata kuliah dalam satu semester.

Apabila dicermati lebih lanjut, kiranya masih banyak usaha lain yang dapat dilakukan untuk menggalakan pelaksanaan team teaching. Namun, perlu dicatat bahwa pimpinan perguruan tinggi juga harus waspada terhadap penyalahgunaan konsep team teaching. Tidak jarang terjadi jika suatu konsep sedang populer atau dipopulerkan, semua pihak ingin menerapkan konsep “anyar” tersebut tanpa melihat kesesuaian pemakaiannya. inilah yang harus diwaspadai, sehingga kecenderungan untuk menerapkan team teaching dalam setiap mata kuliah dapat dihindari sehingga kualitas team teaching dapat dipelihara secara baik, dan bahkan dapat ditingkatkan.

C. Penutup

Sebagai rangkuman dapat dikatakan bahwa penerapan team teaching berimplikasi pada institusi perguruan tinggi, berupa kewajiban pimpinan perguruan tinggi harus aktif dan proaktif untuk berkomitmen memberikan dukungan program, dan, upaya-upaya lain yang serius agar team teaching dapat dilaksanakan secara baik, sehingga capaian pembelajaran yang diraih oleh mahasiswa dapat ditingkatkan secara optimal.

Tentang Penulis

Arif Mu'amar Wahid

Arif Mu'amar Wahid

Staf di LP3M sejak tahun 2017. Terlibat dalam berbagai aktivitas penjaminan mutu. Memiliki minat di bidang pengembangan website dengan spesialisasi CMS Wordpress.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Bagikan

Berita

Terbaru

Artikel

Terbaru